A. Definisi Actuating

Menururt Arifin (dalam Husein, 2000) actuating merupakan “penggerakan pada hakekeatnya merupakan suatu usaha unutk menggerakkan orang atau orang-orang unutk suka dan dapat bekerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien”.

Dari seluruh rangkaian Proses manajemen, pelaksanaan (actuating) merupakan fungsi manajemen yang paling utama. Dalam fungsi perencanaan dan pengorganisasian lebih banyak berhubungan dengan aspek-aspek abstrak proses manajemen, sedangkan fungsi actuating justru lebih menekankan padakegiatan yang berhubungan langsung dengan orang-orang dalam organisasi.

Dalam hal ini, George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota-anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusahauntuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut oleh karena paraanggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.

 Dari pengertian di atas, pelaksanaan (actuating) tidak lain merupakan upaya untuk menjadikan perencanaan menjadi kenyataan, dengan melalui berbagai pengarahan dan pemotivasian agar setiap karyawan dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.

B. Pentinganya Actuating

Hal yang penting untuk diperhatikan dalam pelaksanan (actuating) ini adalah bahwa seorang karyawan akan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu jika:

  1. Merasa yakin akan mampu mengerjakan,
  2. Yakin bahwa pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi dirinya,
  3. Tidak sedang dibebani oleh problem pribadi atau tugas lain yang lebih penting, atau mendesak,
  4. Tugas tersebut merupakan kepercayaan bagi yang bersangkutan, dan
  5. Hubungan antar teman dalam organisasi tersebut harmonis.

Sumber:

Umar, Husein. (2000).  Business an introduction. Jakarta: Gramedia Pustaka

http://www.scribd.com/doc/244100639/Definisi-Actuating-Manajemen