Category: Sistem Informasi Psikologi


Nah pada pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai software apa saja yang dapat digunakan untuk mengelolah database

Apache Derby

Pengolah database ini sebelumnya lebih dikenal dengan nama IBM Cloudscape. Apache Derby adalah aplikasi pengolah database yang sifatnya open source dan dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Apache Derby biasanya digunakan di program Java dan untuk memproses transaksi online.

IBM DB2

Ini adalah program pengolah database yang dikembangkan oleh IBM secara komersial. DB2 dibagi menjadi 3 varian yakni DB2 untuk Linux – Unix – Windows, DB2 untuk mainframe dan DB2 untuk iSeries.

Firebird

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan Firebird Project. Biasanya aplikasi pengolah database ini dijalankan di Linux Windows dan beberapa varian Unix.

Microsoft SQL Server

Ini adalah aplikasi pengolah database yang dikembangkan langsung oleh Microsoft yang bersifat komersial. Tetapi, ada pula versi freewarenya. Biasanya digunakan dalam berbagai versi Microsoft Windows.

Oracle

Ini adalah program pengolah database yang bersifat komersial dan dikembangkan oleh Oracle Corporation. Oracle terbagi menjadi beberapa varian dengan tujuan dan segmen penggunaan yang bermacam – macam.

MySQL

Ini adalah aplikasi pengolah database open source dan dikembangkan oleh Oracle. MySQL adalah pengolah database yang banyak digunakan dan biasa digunakan untuk aplikasi web.

Postgres atau Postgre SQL

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan PosgreSQL Global Development Group. Pengolah database ini hadir dalam beberapa platform sistem operasi seperti FreeBSD, Linux, Windows, Solaris, dan Mac OS.

Sybase

Ini adalah aplikasi pengolah database komersial yang dikembangkan oleh SAP. Sybase ditargetkan untuk mengembangkan aplikasi mobile.

WebDNA

Ini adalah aplikasi pengolah database yang sifatnya freeware dan dikembangkan WebDNA Software Corporation dan didesain untuk web.

Redis

Ini adalah aplikasi pengolah database terbuka atau open source yang dikembangkan Salvatore Sanfilippo dan disponsori oleh Vmware.

MongoDB

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan langsung oleh 10gen. MongoDB saat ini tersedia untuk berbagai macam platform sistem operasi dan sudah digunakan oleh MTV Networks, Foursquare, dan Craiglist.

CouchDB

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan Apache Software Foundation. CouchDB difokuskan untuk server web.

Demikian beberapa program pengolah database yang banyak digunakan dan penggunaannya. Anda bisa menggunakan aplikasi pengolah database sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sumber :

http://www.technogrezz.com/2013/12/nama-nama-program-pengolah-database.html

Advertisements

           Hirarki data menurut Kadir (2003) dijabarkan secara tradisional, data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (record), dan berkas (file).

1)Elemen Data

Satuan adat terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemn data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut.

2)Rekaman (Record)

Gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh : nama, alamat, kota, dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman.

Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah baris.

3)Berkas (File)

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan sengan suatu subjek.

Selanjutnya saya akan membahas mengenai pemrosesan diantaranya batch, online, dan real time.

  1. Pengertian Batch

Batch processing adalah sebuah model untuk mengolah data yang berguna untuk menghimpun data, setelah itu data tersebut bisa dikelompokkan dengan data lain yang memiliki kesamaan. Jadi dalam setiap batch ada indikasi tertentu, dimana informasi mengenai data tersebut dalam tekumpul dalam jumlah tertentu dan akan segera diproses. Salah satu contoh dari batch adalah email dan transaksi. Dengan melakukan kegiatan pengiriman email ataupun transaksi, itu berarti Anda telah melakukan perpindahan data kemudian menggunakan alat tertentu dan ada file atau dokumen yang dikirim ke orang lain. Batch ini bisa terjadi melalui online dan offline. Bila melalui online itu berarti Anda menggunakan koneksi dalam mengirim data atau dokumen ke orang yang dituju. Dalam batch online akan lebih mudah jika Anda menggunakan komputer atau laptop dengan koneksi internet yang baik sehingga Anda bisa mentransfer data dengan lancar.

  1. Pengertian Online

Batch online adalah data yang bisa di proses dengan memasukkan data dan biasanya penggunakan menggunakan koneksi kemudian membuthkan waktu untuk mendapat jawaban dari data yang telah dikirim. Dengan begitu si pengguna akan memasukkan data. Dari kegiatan ini maka pengguna mendapatkan keuntungan yaitu si pengguna akan mendapat hasil dari data yang diinputkan sesegera mungkin dan tidak harus menunggu lama. Tentunya hal ini lebih efektif dan efisien.

  1. Pengertian Real Time

Real time adalah salah satu pengolahan dengan proses menggunakan media online. Input iini dilakukan secara terus menerus dan secara otomatis bisa didapat melalui sensor. Dalam menggunakan pengolahan real time ini si pengguna jauh lebih mendapatkan keuntungan banyak karena waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil sekejap saja. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Reaksinya jauh lebih cepat dari beberapa pengolahan sebelumnya.

Sumber : http://genggaminternet.com/perbedaan-batch-online-real-time-processing-method/

Kemudian ada proses penyimpanan menurut Sulianta (2008) yang digolongkan menjadi dua bagian, yaitu

  1. SASD (Sequential Access Storage Device) : Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal. Contoh: magnetic tape. Sudah jarang dipakai, umumnya hanya untuk backup, karena murah dan kapasitas yang besar.
  2. DASD (Direct Access Storage Device) : Prosesnya lebih cepat dibandingkan SASD, karena untuk mengambil data tertentu tidak perlu ducari dari awal berurutan.
  • Terdiri dari:
  1. Macgetic Disk (menggunakan medan magnet), contoh : Floppy Disk (Disket) dan Hard-Disk,
  2. Optical Disk (menggunakan sinar laser), contoh : CD-ROM.

Sumber Buku:

Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: Elex Media Komputindo

Kadir, A. (2003). Konsep & tuntunan praktis : basis data. Yogyakarta : Andi

Nah kalian sudah tau kan CBIS itu apa? Kalau belum bisa baca di postingan sebelumnya ya..

Di sini saya akan membahas tetang Evolusi dari CBIS (Sistem Informasi Berbasis Komputer)….

Selamat membaca….

  1. Fokus awal pada data, Pengolahan Data Elektronik (EDP)–Data Prosessing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA),
  2. Pengolahan Data : Manipulasi/ tranformasi simbol-simbol seperti angka & abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.
  3. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) : Melaksanakan tugas pengolahan data yakni mengumpulkan data yang menjelaskannkegiatan perusahaan, merubah data menjadi Informasi.
  • 4 tugas dasar pengolahan data yang dilakukan SIA :
  • Pengumpulan data
  • Manipulasi data : Klasifikasi, sortir, perhitungan
  • Penyimpanan data
  • Penyiapan dokumen
  1. Fokus baru pada informasi, Konsep penggunaan komputer sebagai Sistem Informasi Manajemen (SIM),
  2. Memenuhi tujuan memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan/ dalam subunit organisasional perusahaan (didasarkann pada area fungsional/ tingkatan manajemen)
  3. Subsistem-subsistem dari SIM :
  4. Sistem Informasi Eksekutif
  5. Sistem Informasi Pemasaran
  6. Sistem Informasi Manufaktur
  7. Sistem Informasi Keuangan
  8. Fokus revisi pada pendukung keputusan (Sistem Pendukung Keputusan disebut juga Decision Suport System/ DSS),
  • Menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi terstruktur.
  • Jenis-jenis pengambilan keputusan :
  • Keputusan terprogram : Berulang dan rutin.
  • Keputusan tak terprogram : Baru dan tidak terstruktur.
  1. Fokus pada komunikasi, perhatian difokuskan pada otomatisasi perkantoran,
  2. Fokus potensial pada konsultasi, Sistem Pakar(Expert System).
  • Memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manager melebihi kemampuan normalnya.
  • Untuk mewakili pengetahuan dari pakar-pakar manusia dalam bentuk aturan-aturan.
  • 4 bagian utama :
  • User interface : memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan menerima informasi ke atau dari sistem pakar.
  • Knowledge base : memuat fakta-fakta yang menjelaskan area
  • Inference engine : melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu.
  • Development engine : digunakan untuk menciptakan sistem pakar.

 Sumber :

http://ns.akakom.ac.id/~badi/sim/Pengantar_sib.ppt

http://faramita.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26993/evolusi+CBIS(M7).ppt

Terima Kasih atas Perhatiannya

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai CBIS atau Sistem Informasi Berbasis Komputer, Ayo dibaca baik-baik ya..

Apa sih CBIS itu?

Computer Based Information System (CBIS) menurut Brigida (2012) adalah (CBIS) merupakan obyek yang dibangun atau yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan user didalam menjalankan organisasi berupa informasi dan CBIS adalah sebuah sistem pengolah data untuk menghasilkan informasi yang berkualitas dan dipergunakan sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan untuk memecahkan 3P (Problem, Peluang atau Perintah) adapun Informasi yang berkualitas adalah informasi yang proporsional dan profesional artinya memadai dan bertanggung jawab didalam memberikan solusi.

Sedangkan istilah Computer Based Information System (CBIS) menurut Fatta (2007) sebenarnya mengacu pada sistem informasi yang dikembangkan berbasis teknologi komputer. Pada buku ini, CBIS disebut sebagai sistem informasi.

Computer-Based Information System = Hardware + Software + People + Procedures + Information

Menurut Umar (2005) CBIS sebenarnya mengacu pada evolusi sitem informasi berbasiskan komputer yang tahapannya memperlihatkan perkembangan kemajuan teknologi sistem informasi sekaligus pemanfaatannya oleh orang-orang yang berkepentingan dalam perusahaan.

CBIS punya komponen-komponen penting…. Apa saja ya?

Sistem informasi berbasis komputer (CBIS) ini memiliki beberapa komponen menurut Stair (dalam Fatta, 2007) diantaranya :

  1. Perangkat Keras : Untuk melengkapi kegiatan memasukan data, memproses data, dan keluaran data.
  2. Perangakat Lunak : Program dan instruksi yang diberikan ke komputer.
  3. Database : Kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses pengguna sistem informasi.
  4. Telekomunikasi : Komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama ke dalam suatu jaringan kerja yang efektif.
  5. Manusia : Personel dari sistem informasi, meliputi manajer, analis, programer, dan operator, serta bertanggung jawab terhadap perawatan sistem.

Sementara Burch dan Grudnistki (dalam Fatta, 2007) menyebut komponen-komponen di atas disebut dengan istilah blok bangunan (building block), diantaranya :

1.Blok Masukan (Input Block)

   Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi (termasuk metode-metode dan media yang digunakan).

2.Blok Model (Model Block)

   Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang    tersimpaan di basis data dengan cara tertentu untu menghasilkan keluaran yang diinginkan

3.Blok Keluaran (Output Block)

   Keluaran yang merupakan informasi berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta      semua pemakai sistem

4.Blok Teknologi (Technology Block)

  Teknologi merupakan kotak alat (Tool-box) dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input,

  menajalankan model, menyimpan dan mengaakses daata, menghasilkan sekaligus mengirimkan keluaran dan

  membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5.Blok Database

  Kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat kerass komputer dan

  digunakan perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

6.Blok Kendali (Control Block)

  Pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat

  dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung diatasi.

Sumber :

Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing: perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: ANDI

Umar, H. (2005). Evaluasi kinerja perusahaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

http://informatika.web.id/computer-based-information-system.htm

Terima kasih telah bersedia membaca sampai selesai… Semoga bermanfaat..

  • 1950 -1960 : Arsitektur komputer adalah suatu komputer aritmatik
  • 1970 – pertengahan 1980 : Arsitektur komputer adalah suatu desain   instruksi untuk suatu kompiler
  • 1990 : Arsitektur komputer adalah suatu bentuk desain CPU, sistem memori, sistem I/O, multiprosesor dan network komputer
  • 2010 : Arsitektur komputer : suatu sistem yang dapat beradaptasi sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, sistem DNA

Arsitektur Komputer adalah desain komputer yang meliputi :

  1. Set instruksi
  2. Komponen hardware
  3. Organisasi atau susunan sistemnya

(Andika, 2015)

Pengertian arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya (Sora, 2014)

Sora http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html

Arsitektur Komputer Adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah Arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll (Saputra, 2015).

STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

Menurut Ahmad (2004) struktur adalah gabungan  beberapa anggota yang disambungkan antara satu sama lain untuk menanggung beban yang akan digunakan ke atasnya, selanjutnya memindahkan beban tersebut ke tanah. Dan kognisi menurut Dewanto, dkk (2007) adalah suatu kegiatan fikiran , saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi.

Struktur kognisi manusia adalah konsep pikiran manusia yang akan dijalankan untuk mencapai suatu tujuan sebuah pekerjaan atau proses pemikiran manusia yang sudah disiapkan sedemikian rupa dengan menggunakan persepsi dan pemikiran dasarnya.

Kelemahan:

  • Komputer tidak memiliki emosi seperti manusia
  • Komputer tidak dapat melakukan generalisasi
  • Komputer tidak mampu memahami pola-pola yang kompleks
  • Komputer tidak mampu membuat kesimpulan
  • Manusia lebih unggul dalam mengenali wajah, dan lain-lain

Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu :

Kelebihan :

  • Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
  • Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
  • Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal

Kekurangan :

  • Membutuhkan waktu yang cukup lama
  • Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka

Daftar Pustaka

Ahmad, Y. 2004. Teori Struktur. Malaysia : UTM.

Dewanto, G., dkk. 2007. Panduan Praktis Tata Laksana Penyakit Syaraf. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.

Solso, R., Maclin, O. H., dan Maclin, M.K. Psikologi Kognitif. 2007. Jakarta: Erlangga

Agung Saputra: http://elearning.teknik.univpancasila.ac.id/course/info.php?id=5

Sora:  http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html

Dwiky Andika: http://www.it-jurnal.com/2015/06/arsitektur-komputer.html

Di bawah ini, hal-hal penting yang tidak tertulis tetapi saya yakin dapat disetujui oleh para blogger untuk melindungi diri mereka sendiri dan agar terhindar dari masalah yang tidak perlu.

  1. Mencantumkan Sumber

Seringkali kita mendapatkan informasi dari berbagai media online lain pada saat ingin menulis di blog. Secara hukum, mengutip beberapa kata memang tidak akan melanggar hukum, dan dalam UU HAKI masih termasuk kategori yang disebut ‘Fair Use’.  Akan tetapi, secara etika dan moral, jika ingin mengutip, cantumkan sumber yang kita kutip, misalnya : nama penulis, dan alamat web atau blog di mana kita mengutipnya, jika memungkinkan gunakan ‘link back’.

  1. Meminta Izin

Meski mengutip beberapa kata atau kalimat masih masuk dalam kategori ‘Fair Use’ sesuai dengan UU HAKI, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pemilik aslinya akan berkeberatan dan menimbulkan masalah di belakang hari. Meminta ijin dari pemilik tulisan/foto/gambar akan lebih baik dan lebih beretika mengingat kita sendiri pun belum tentu akan suka jika karya kita dicopy atau dipakai orang lain tanpa ijin.

  1. Bebas Tetapi Tidak Melanggar Hak Orang Lain

Jangan karena beranggapan blog ini adalah blog pribadi kita, maka kita bebas menulis dan memposting apa saja tanpa batas (tulisan, foto, gambar, lagu) dan melanggar hak orang lain. Perlu kita tanamkan dalam pikiran dan hati kita, bahwa pengunjung blog bisa siapa saja dan datang dari mana saja. Hindari hal-hal yang melanggar hak orang lain.

http://khrifn.weebly.com/etika-menulis-blog.html

Hal-hal yang harus diperhatikan di media sosial.

  1. Jangan ikut-ikutan

Ikutan komentar tentang hal yang lagi in memang terkadang asik banget. Tapi, kalau kita nggak tahu tentang permasalahan yang ada, jangan ikut-ikutan orang lain cuma karena biar enggak ketinggalan. Just be true and be honest.

2.      Hargai karya orang lain

Untuk media sosial seperti Twitter, kalau kita setuju dan suka sama pendapat orang lain, tinggal klik retweet aja. Beda persoalan untuk Facebook atau Blog. Ada kalanya, kita ingin menulis tentang hal yang sudah ditulis orang lain. Kalau memang mau ditulis lagi, hargai sumber yang dipilih dengan menuliskan alamat website atau apapun yang menjadi sumber. Jangan mencuri tulisan orang lain ya.

3.      Think before you write

Menulis opini atau pandangan kita terhadap sesuatu di media sosial memang bukan hal yang asing. Tapi, hati-hati dengan setiap kalimat yang kita tulis. Apalagi kalau saat menulis kita sedang emosi. Enggak mau kan, dinilai buruk oleh orang lain yang belum kita kenal?

4.      Baca lagi!

Yang ini berhubungan sama poin yang diatas. Untuk mengantisipasi, kita bisa mengecek ulang kalimat apa yang sudah ditulis. Dengan mengecek dan membaca lagi, mudah-mudahan enggak ada deh orang yang protes sama tulisan kita karena sudah diperbaiki sebelumnya.

5.      Be nice

Intinya, just be nice. Jadilah dirimu sendiri, jangan menjadi pribadi yang buruk ya. Karena media sosial punya banyak manfaat, jangan menyia-nyiakan dan menyalahgunakan ya! Semakin banyak hal positif yang kita share ke masyarakat, semakin banyak juga yang bisa mencontoh.

http://hai-online.com/Feature/Stuffs/5-Etika-Di-Media-Sosial/Be-Nice

Ada juga aturan yang dilihat dari segi keindahan/ etis atau tidak. Yap langsung saja, berikut saya kutip 12 Butir Kesepakatan Etika Dalam Menulis Blog:

  1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
  2. Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
  3. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.
  4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.
  5. Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.
  6. Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar.
  7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.
  8. Tidak melakukan hack pada website atau blog lain.
  9. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.
  10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
  11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.
  12. Bersedia meralat informasi yang telah ditulis dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di blog.

http://cahselo.com/2014/02/22/etika-dalam-menulis-blog/

Tip menghindari plagiarisme

Agar terhindar dari plagiarisme, beberapa tip berikut perlu diingat dalam menulis:

Tulis dalam bentuk kutipan langsung, dalam tanda petik “………” (quotation marks), semua bagian yang disalin dari tulisan orang lain dengan menyebut sumbernya baik dalam teks, di catatan kaki dan di akhir karya tulis berupa daftar pustaka. Untuk pengutipan karya tulis, penyebutan atau pencantuman sumber karya yang dikutip harus dilakukan secara lengkap dengan mencantumkan sekurang-kurangnya nama Pencipta , judul atau nama ciptaan, dan nama penerbit jika ada;

  • Mengambil ide dari tulisan orang lain dan menuangkan kembali ide, seluruhnya dengan kata-kata sendiri (paraphrasing), tetap dengan menyebut sumbernya. Contoh: Sebagaimana disampaikan Dr. Hari Rusli,…….

Dasar hukum:

Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt500f89334b47f/menghindari-pelanggaran-hak-cipta-dalam-menulis

Aturan main adalah dunia kepenulisan ini secara garis besar dapat disebutkan sebagai berikut:

  1. Materi dan gagasan penulisan hendaknya tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan peraturan yang berlaku lainnya.
  2. Isi tulisan tidak menyinggung kebersamaan dalam kerukunan sesama warga negara dan warga masyarakat secara keseluruhan, seperti misalnya masalah SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).
  3. Seorang penulis hendaknya bersikap jujur dalam segala hal yang berkaitan dengan materi kepenulisannya. Misalnya berkaitan dengan penyebutan identitas diri, penyebutan pekerjaan, penyebutan alamat tempat tinggal, status jabatan dan sebagainya. Ketidakjujuran seorang penulis akan merugikan dirinya sendiri.
  4. Mengirim tulisan dengan ketikan rapi, tanpa banyak coretan.
  5. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.
  6. Tidak melanggar hak cipta orang lain. Seperti menjiplak, mengutip tanpa disebutkan sumbernya, dan hal-hal semacam itu.
  7. Tidak mengirim tulisan yang sama kepada media yang lain. Kecuali telah mempunyai kesepakatan dengan pihak yang terkait. Perlu diketahui bahwa sebenarnya hal ini belum diundangkan secara baku, tetapi masih merupakan konvensi atau aturan tak tertulis di masing-masing media. Konsekuensi jika penulis ketahuan menulis dengan tulisan yang sama di media berbeda, biasanya ia akan dikenakan sanksi yang biasa disebut black list atau daftar hitam. Artinya jika seseorang telah terkena daftar hitam ini pada media tertentu, maka tulisan-tulisannya tidak akan dimuat pada media tersebut dalam jangka waktu tertentu.

http://www.tohanasrudin.com/2012/03/07/etika-menulis/

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu (Hutahaean, 2014).

Sistem menurut Fatta (2007) diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung satu sama lain.

Informasi menurut Hutahaean (2014) adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi penerimannya.

Sedangkan informasi menurut Davis dan Olson (dalam Gaol, 2008) adalah data yang telah diproses/ diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.

Sistem Informasi menurut Hutahaean (2014) adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organsasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.

Psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengethuan. Jadi psikologi berarti ilmu pengetahuan tentang jiwa atau ilmu jiwa. Psikologi merupakan ilmu pengetahuan (ilmiah) yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional. (Basuki, 2008)

Psikologi menurut Wade dan Tavris (2008) adalah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi merupakan kumpulan data mengenai perilaku dan berbagai proses mental yang terorganisasi dan saling berkaitan satu data dengan data yang lainnya.

Daftar Pustaka

Basuki, A. M. H. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Fatta, H.A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusaan dan organisasi modern. Yogakarta. CV Andi Offset.

Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen: pemahaman dan aplikasi. Jakarta : Grasindo.

Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi.Yogyakarta: CV Budi Utama.

Wade, C dan Tavris, C. (2008). Psikologi ed.9 jilid 1. Jakarta: Erlangga.