Hirarki data menurut Kadir (2003) dijabarkan secara tradisional, data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (record), dan berkas (file).

1)Elemen Data

Satuan adat terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemn data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut.

2)Rekaman (Record)

Gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh : nama, alamat, kota, dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman.

Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah baris.

3)Berkas (File)

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan sengan suatu subjek.

Selanjutnya saya akan membahas mengenai pemrosesan diantaranya batch, online, dan real time.

  1. Pengertian Batch

Batch processing adalah sebuah model untuk mengolah data yang berguna untuk menghimpun data, setelah itu data tersebut bisa dikelompokkan dengan data lain yang memiliki kesamaan. Jadi dalam setiap batch ada indikasi tertentu, dimana informasi mengenai data tersebut dalam tekumpul dalam jumlah tertentu dan akan segera diproses. Salah satu contoh dari batch adalah email dan transaksi. Dengan melakukan kegiatan pengiriman email ataupun transaksi, itu berarti Anda telah melakukan perpindahan data kemudian menggunakan alat tertentu dan ada file atau dokumen yang dikirim ke orang lain. Batch ini bisa terjadi melalui online dan offline. Bila melalui online itu berarti Anda menggunakan koneksi dalam mengirim data atau dokumen ke orang yang dituju. Dalam batch online akan lebih mudah jika Anda menggunakan komputer atau laptop dengan koneksi internet yang baik sehingga Anda bisa mentransfer data dengan lancar.

  1. Pengertian Online

Batch online adalah data yang bisa di proses dengan memasukkan data dan biasanya penggunakan menggunakan koneksi kemudian membuthkan waktu untuk mendapat jawaban dari data yang telah dikirim. Dengan begitu si pengguna akan memasukkan data. Dari kegiatan ini maka pengguna mendapatkan keuntungan yaitu si pengguna akan mendapat hasil dari data yang diinputkan sesegera mungkin dan tidak harus menunggu lama. Tentunya hal ini lebih efektif dan efisien.

  1. Pengertian Real Time

Real time adalah salah satu pengolahan dengan proses menggunakan media online. Input iini dilakukan secara terus menerus dan secara otomatis bisa didapat melalui sensor. Dalam menggunakan pengolahan real time ini si pengguna jauh lebih mendapatkan keuntungan banyak karena waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil sekejap saja. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Reaksinya jauh lebih cepat dari beberapa pengolahan sebelumnya.

Sumber : http://genggaminternet.com/perbedaan-batch-online-real-time-processing-method/

Kemudian ada proses penyimpanan menurut Sulianta (2008) yang digolongkan menjadi dua bagian, yaitu

  1. SASD (Sequential Access Storage Device) : Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal. Contoh: magnetic tape. Sudah jarang dipakai, umumnya hanya untuk backup, karena murah dan kapasitas yang besar.
  2. DASD (Direct Access Storage Device) : Prosesnya lebih cepat dibandingkan SASD, karena untuk mengambil data tertentu tidak perlu ducari dari awal berurutan.
  • Terdiri dari:
  1. Macgetic Disk (menggunakan medan magnet), contoh : Floppy Disk (Disket) dan Hard-Disk,
  2. Optical Disk (menggunakan sinar laser), contoh : CD-ROM.

Sumber Buku:

Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: Elex Media Komputindo

Kadir, A. (2003). Konsep & tuntunan praktis : basis data. Yogyakarta : Andi