Archive for November, 2015


Nah pada pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai software apa saja yang dapat digunakan untuk mengelolah database

Apache Derby

Pengolah database ini sebelumnya lebih dikenal dengan nama IBM Cloudscape. Apache Derby adalah aplikasi pengolah database yang sifatnya open source dan dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Apache Derby biasanya digunakan di program Java dan untuk memproses transaksi online.

IBM DB2

Ini adalah program pengolah database yang dikembangkan oleh IBM secara komersial. DB2 dibagi menjadi 3 varian yakni DB2 untuk Linux – Unix – Windows, DB2 untuk mainframe dan DB2 untuk iSeries.

Firebird

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan Firebird Project. Biasanya aplikasi pengolah database ini dijalankan di Linux Windows dan beberapa varian Unix.

Microsoft SQL Server

Ini adalah aplikasi pengolah database yang dikembangkan langsung oleh Microsoft yang bersifat komersial. Tetapi, ada pula versi freewarenya. Biasanya digunakan dalam berbagai versi Microsoft Windows.

Oracle

Ini adalah program pengolah database yang bersifat komersial dan dikembangkan oleh Oracle Corporation. Oracle terbagi menjadi beberapa varian dengan tujuan dan segmen penggunaan yang bermacam – macam.

MySQL

Ini adalah aplikasi pengolah database open source dan dikembangkan oleh Oracle. MySQL adalah pengolah database yang banyak digunakan dan biasa digunakan untuk aplikasi web.

Postgres atau Postgre SQL

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan PosgreSQL Global Development Group. Pengolah database ini hadir dalam beberapa platform sistem operasi seperti FreeBSD, Linux, Windows, Solaris, dan Mac OS.

Sybase

Ini adalah aplikasi pengolah database komersial yang dikembangkan oleh SAP. Sybase ditargetkan untuk mengembangkan aplikasi mobile.

WebDNA

Ini adalah aplikasi pengolah database yang sifatnya freeware dan dikembangkan WebDNA Software Corporation dan didesain untuk web.

Redis

Ini adalah aplikasi pengolah database terbuka atau open source yang dikembangkan Salvatore Sanfilippo dan disponsori oleh Vmware.

MongoDB

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan langsung oleh 10gen. MongoDB saat ini tersedia untuk berbagai macam platform sistem operasi dan sudah digunakan oleh MTV Networks, Foursquare, dan Craiglist.

CouchDB

Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang dikembangkan Apache Software Foundation. CouchDB difokuskan untuk server web.

Demikian beberapa program pengolah database yang banyak digunakan dan penggunaannya. Anda bisa menggunakan aplikasi pengolah database sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sumber :

http://www.technogrezz.com/2013/12/nama-nama-program-pengolah-database.html

Advertisements

           Hirarki data menurut Kadir (2003) dijabarkan secara tradisional, data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (record), dan berkas (file).

1)Elemen Data

Satuan adat terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemn data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut.

2)Rekaman (Record)

Gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh : nama, alamat, kota, dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman.

Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah baris.

3)Berkas (File)

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan sengan suatu subjek.

Selanjutnya saya akan membahas mengenai pemrosesan diantaranya batch, online, dan real time.

  1. Pengertian Batch

Batch processing adalah sebuah model untuk mengolah data yang berguna untuk menghimpun data, setelah itu data tersebut bisa dikelompokkan dengan data lain yang memiliki kesamaan. Jadi dalam setiap batch ada indikasi tertentu, dimana informasi mengenai data tersebut dalam tekumpul dalam jumlah tertentu dan akan segera diproses. Salah satu contoh dari batch adalah email dan transaksi. Dengan melakukan kegiatan pengiriman email ataupun transaksi, itu berarti Anda telah melakukan perpindahan data kemudian menggunakan alat tertentu dan ada file atau dokumen yang dikirim ke orang lain. Batch ini bisa terjadi melalui online dan offline. Bila melalui online itu berarti Anda menggunakan koneksi dalam mengirim data atau dokumen ke orang yang dituju. Dalam batch online akan lebih mudah jika Anda menggunakan komputer atau laptop dengan koneksi internet yang baik sehingga Anda bisa mentransfer data dengan lancar.

  1. Pengertian Online

Batch online adalah data yang bisa di proses dengan memasukkan data dan biasanya penggunakan menggunakan koneksi kemudian membuthkan waktu untuk mendapat jawaban dari data yang telah dikirim. Dengan begitu si pengguna akan memasukkan data. Dari kegiatan ini maka pengguna mendapatkan keuntungan yaitu si pengguna akan mendapat hasil dari data yang diinputkan sesegera mungkin dan tidak harus menunggu lama. Tentunya hal ini lebih efektif dan efisien.

  1. Pengertian Real Time

Real time adalah salah satu pengolahan dengan proses menggunakan media online. Input iini dilakukan secara terus menerus dan secara otomatis bisa didapat melalui sensor. Dalam menggunakan pengolahan real time ini si pengguna jauh lebih mendapatkan keuntungan banyak karena waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil sekejap saja. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Reaksinya jauh lebih cepat dari beberapa pengolahan sebelumnya.

Sumber : http://genggaminternet.com/perbedaan-batch-online-real-time-processing-method/

Kemudian ada proses penyimpanan menurut Sulianta (2008) yang digolongkan menjadi dua bagian, yaitu

  1. SASD (Sequential Access Storage Device) : Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal. Contoh: magnetic tape. Sudah jarang dipakai, umumnya hanya untuk backup, karena murah dan kapasitas yang besar.
  2. DASD (Direct Access Storage Device) : Prosesnya lebih cepat dibandingkan SASD, karena untuk mengambil data tertentu tidak perlu ducari dari awal berurutan.
  • Terdiri dari:
  1. Macgetic Disk (menggunakan medan magnet), contoh : Floppy Disk (Disket) dan Hard-Disk,
  2. Optical Disk (menggunakan sinar laser), contoh : CD-ROM.

Sumber Buku:

Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: Elex Media Komputindo

Kadir, A. (2003). Konsep & tuntunan praktis : basis data. Yogyakarta : Andi

Nah kalian sudah tau kan CBIS itu apa? Kalau belum bisa baca di postingan sebelumnya ya..

Di sini saya akan membahas tetang Evolusi dari CBIS (Sistem Informasi Berbasis Komputer)….

Selamat membaca….

  1. Fokus awal pada data, Pengolahan Data Elektronik (EDP)–Data Prosessing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA),
  2. Pengolahan Data : Manipulasi/ tranformasi simbol-simbol seperti angka & abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.
  3. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) : Melaksanakan tugas pengolahan data yakni mengumpulkan data yang menjelaskannkegiatan perusahaan, merubah data menjadi Informasi.
  • 4 tugas dasar pengolahan data yang dilakukan SIA :
  • Pengumpulan data
  • Manipulasi data : Klasifikasi, sortir, perhitungan
  • Penyimpanan data
  • Penyiapan dokumen
  1. Fokus baru pada informasi, Konsep penggunaan komputer sebagai Sistem Informasi Manajemen (SIM),
  2. Memenuhi tujuan memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan/ dalam subunit organisasional perusahaan (didasarkann pada area fungsional/ tingkatan manajemen)
  3. Subsistem-subsistem dari SIM :
  4. Sistem Informasi Eksekutif
  5. Sistem Informasi Pemasaran
  6. Sistem Informasi Manufaktur
  7. Sistem Informasi Keuangan
  8. Fokus revisi pada pendukung keputusan (Sistem Pendukung Keputusan disebut juga Decision Suport System/ DSS),
  • Menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi terstruktur.
  • Jenis-jenis pengambilan keputusan :
  • Keputusan terprogram : Berulang dan rutin.
  • Keputusan tak terprogram : Baru dan tidak terstruktur.
  1. Fokus pada komunikasi, perhatian difokuskan pada otomatisasi perkantoran,
  2. Fokus potensial pada konsultasi, Sistem Pakar(Expert System).
  • Memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manager melebihi kemampuan normalnya.
  • Untuk mewakili pengetahuan dari pakar-pakar manusia dalam bentuk aturan-aturan.
  • 4 bagian utama :
  • User interface : memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan menerima informasi ke atau dari sistem pakar.
  • Knowledge base : memuat fakta-fakta yang menjelaskan area
  • Inference engine : melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu.
  • Development engine : digunakan untuk menciptakan sistem pakar.

 Sumber :

http://ns.akakom.ac.id/~badi/sim/Pengantar_sib.ppt

http://faramita.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26993/evolusi+CBIS(M7).ppt

Terima Kasih atas Perhatiannya

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai CBIS atau Sistem Informasi Berbasis Komputer, Ayo dibaca baik-baik ya..

Apa sih CBIS itu?

Computer Based Information System (CBIS) menurut Brigida (2012) adalah (CBIS) merupakan obyek yang dibangun atau yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan user didalam menjalankan organisasi berupa informasi dan CBIS adalah sebuah sistem pengolah data untuk menghasilkan informasi yang berkualitas dan dipergunakan sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan untuk memecahkan 3P (Problem, Peluang atau Perintah) adapun Informasi yang berkualitas adalah informasi yang proporsional dan profesional artinya memadai dan bertanggung jawab didalam memberikan solusi.

Sedangkan istilah Computer Based Information System (CBIS) menurut Fatta (2007) sebenarnya mengacu pada sistem informasi yang dikembangkan berbasis teknologi komputer. Pada buku ini, CBIS disebut sebagai sistem informasi.

Computer-Based Information System = Hardware + Software + People + Procedures + Information

Menurut Umar (2005) CBIS sebenarnya mengacu pada evolusi sitem informasi berbasiskan komputer yang tahapannya memperlihatkan perkembangan kemajuan teknologi sistem informasi sekaligus pemanfaatannya oleh orang-orang yang berkepentingan dalam perusahaan.

CBIS punya komponen-komponen penting…. Apa saja ya?

Sistem informasi berbasis komputer (CBIS) ini memiliki beberapa komponen menurut Stair (dalam Fatta, 2007) diantaranya :

  1. Perangkat Keras : Untuk melengkapi kegiatan memasukan data, memproses data, dan keluaran data.
  2. Perangakat Lunak : Program dan instruksi yang diberikan ke komputer.
  3. Database : Kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses pengguna sistem informasi.
  4. Telekomunikasi : Komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama ke dalam suatu jaringan kerja yang efektif.
  5. Manusia : Personel dari sistem informasi, meliputi manajer, analis, programer, dan operator, serta bertanggung jawab terhadap perawatan sistem.

Sementara Burch dan Grudnistki (dalam Fatta, 2007) menyebut komponen-komponen di atas disebut dengan istilah blok bangunan (building block), diantaranya :

1.Blok Masukan (Input Block)

   Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi (termasuk metode-metode dan media yang digunakan).

2.Blok Model (Model Block)

   Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang    tersimpaan di basis data dengan cara tertentu untu menghasilkan keluaran yang diinginkan

3.Blok Keluaran (Output Block)

   Keluaran yang merupakan informasi berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta      semua pemakai sistem

4.Blok Teknologi (Technology Block)

  Teknologi merupakan kotak alat (Tool-box) dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input,

  menajalankan model, menyimpan dan mengaakses daata, menghasilkan sekaligus mengirimkan keluaran dan

  membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5.Blok Database

  Kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat kerass komputer dan

  digunakan perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

6.Blok Kendali (Control Block)

  Pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat

  dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung diatasi.

Sumber :

Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing: perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: ANDI

Umar, H. (2005). Evaluasi kinerja perusahaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

http://informatika.web.id/computer-based-information-system.htm

Terima kasih telah bersedia membaca sampai selesai… Semoga bermanfaat..