Archive for October, 2015


  • 1950 -1960 : Arsitektur komputer adalah suatu komputer aritmatik
  • 1970 – pertengahan 1980 : Arsitektur komputer adalah suatu desain   instruksi untuk suatu kompiler
  • 1990 : Arsitektur komputer adalah suatu bentuk desain CPU, sistem memori, sistem I/O, multiprosesor dan network komputer
  • 2010 : Arsitektur komputer : suatu sistem yang dapat beradaptasi sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, sistem DNA

Arsitektur Komputer adalah desain komputer yang meliputi :

  1. Set instruksi
  2. Komponen hardware
  3. Organisasi atau susunan sistemnya

(Andika, 2015)

Pengertian arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya (Sora, 2014)

Sora http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html

Arsitektur Komputer Adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah Arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll (Saputra, 2015).

STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

Menurut Ahmad (2004) struktur adalah gabungan  beberapa anggota yang disambungkan antara satu sama lain untuk menanggung beban yang akan digunakan ke atasnya, selanjutnya memindahkan beban tersebut ke tanah. Dan kognisi menurut Dewanto, dkk (2007) adalah suatu kegiatan fikiran , saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi.

Struktur kognisi manusia adalah konsep pikiran manusia yang akan dijalankan untuk mencapai suatu tujuan sebuah pekerjaan atau proses pemikiran manusia yang sudah disiapkan sedemikian rupa dengan menggunakan persepsi dan pemikiran dasarnya.

Kelemahan:

  • Komputer tidak memiliki emosi seperti manusia
  • Komputer tidak dapat melakukan generalisasi
  • Komputer tidak mampu memahami pola-pola yang kompleks
  • Komputer tidak mampu membuat kesimpulan
  • Manusia lebih unggul dalam mengenali wajah, dan lain-lain

Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu :

Kelebihan :

  • Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
  • Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
  • Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal

Kekurangan :

  • Membutuhkan waktu yang cukup lama
  • Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka

Daftar Pustaka

Ahmad, Y. 2004. Teori Struktur. Malaysia : UTM.

Dewanto, G., dkk. 2007. Panduan Praktis Tata Laksana Penyakit Syaraf. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.

Solso, R., Maclin, O. H., dan Maclin, M.K. Psikologi Kognitif. 2007. Jakarta: Erlangga

Agung Saputra: http://elearning.teknik.univpancasila.ac.id/course/info.php?id=5

Sora:  http://www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html

Dwiky Andika: http://www.it-jurnal.com/2015/06/arsitektur-komputer.html

Advertisements

Di bawah ini, hal-hal penting yang tidak tertulis tetapi saya yakin dapat disetujui oleh para blogger untuk melindungi diri mereka sendiri dan agar terhindar dari masalah yang tidak perlu.

  1. Mencantumkan Sumber

Seringkali kita mendapatkan informasi dari berbagai media online lain pada saat ingin menulis di blog. Secara hukum, mengutip beberapa kata memang tidak akan melanggar hukum, dan dalam UU HAKI masih termasuk kategori yang disebut ‘Fair Use’.  Akan tetapi, secara etika dan moral, jika ingin mengutip, cantumkan sumber yang kita kutip, misalnya : nama penulis, dan alamat web atau blog di mana kita mengutipnya, jika memungkinkan gunakan ‘link back’.

  1. Meminta Izin

Meski mengutip beberapa kata atau kalimat masih masuk dalam kategori ‘Fair Use’ sesuai dengan UU HAKI, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pemilik aslinya akan berkeberatan dan menimbulkan masalah di belakang hari. Meminta ijin dari pemilik tulisan/foto/gambar akan lebih baik dan lebih beretika mengingat kita sendiri pun belum tentu akan suka jika karya kita dicopy atau dipakai orang lain tanpa ijin.

  1. Bebas Tetapi Tidak Melanggar Hak Orang Lain

Jangan karena beranggapan blog ini adalah blog pribadi kita, maka kita bebas menulis dan memposting apa saja tanpa batas (tulisan, foto, gambar, lagu) dan melanggar hak orang lain. Perlu kita tanamkan dalam pikiran dan hati kita, bahwa pengunjung blog bisa siapa saja dan datang dari mana saja. Hindari hal-hal yang melanggar hak orang lain.

http://khrifn.weebly.com/etika-menulis-blog.html

Hal-hal yang harus diperhatikan di media sosial.

  1. Jangan ikut-ikutan

Ikutan komentar tentang hal yang lagi in memang terkadang asik banget. Tapi, kalau kita nggak tahu tentang permasalahan yang ada, jangan ikut-ikutan orang lain cuma karena biar enggak ketinggalan. Just be true and be honest.

2.      Hargai karya orang lain

Untuk media sosial seperti Twitter, kalau kita setuju dan suka sama pendapat orang lain, tinggal klik retweet aja. Beda persoalan untuk Facebook atau Blog. Ada kalanya, kita ingin menulis tentang hal yang sudah ditulis orang lain. Kalau memang mau ditulis lagi, hargai sumber yang dipilih dengan menuliskan alamat website atau apapun yang menjadi sumber. Jangan mencuri tulisan orang lain ya.

3.      Think before you write

Menulis opini atau pandangan kita terhadap sesuatu di media sosial memang bukan hal yang asing. Tapi, hati-hati dengan setiap kalimat yang kita tulis. Apalagi kalau saat menulis kita sedang emosi. Enggak mau kan, dinilai buruk oleh orang lain yang belum kita kenal?

4.      Baca lagi!

Yang ini berhubungan sama poin yang diatas. Untuk mengantisipasi, kita bisa mengecek ulang kalimat apa yang sudah ditulis. Dengan mengecek dan membaca lagi, mudah-mudahan enggak ada deh orang yang protes sama tulisan kita karena sudah diperbaiki sebelumnya.

5.      Be nice

Intinya, just be nice. Jadilah dirimu sendiri, jangan menjadi pribadi yang buruk ya. Karena media sosial punya banyak manfaat, jangan menyia-nyiakan dan menyalahgunakan ya! Semakin banyak hal positif yang kita share ke masyarakat, semakin banyak juga yang bisa mencontoh.

http://hai-online.com/Feature/Stuffs/5-Etika-Di-Media-Sosial/Be-Nice

Ada juga aturan yang dilihat dari segi keindahan/ etis atau tidak. Yap langsung saja, berikut saya kutip 12 Butir Kesepakatan Etika Dalam Menulis Blog:

  1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
  2. Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
  3. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.
  4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.
  5. Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.
  6. Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar.
  7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.
  8. Tidak melakukan hack pada website atau blog lain.
  9. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.
  10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
  11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.
  12. Bersedia meralat informasi yang telah ditulis dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di blog.

http://cahselo.com/2014/02/22/etika-dalam-menulis-blog/

Tip menghindari plagiarisme

Agar terhindar dari plagiarisme, beberapa tip berikut perlu diingat dalam menulis:

Tulis dalam bentuk kutipan langsung, dalam tanda petik “………” (quotation marks), semua bagian yang disalin dari tulisan orang lain dengan menyebut sumbernya baik dalam teks, di catatan kaki dan di akhir karya tulis berupa daftar pustaka. Untuk pengutipan karya tulis, penyebutan atau pencantuman sumber karya yang dikutip harus dilakukan secara lengkap dengan mencantumkan sekurang-kurangnya nama Pencipta , judul atau nama ciptaan, dan nama penerbit jika ada;

  • Mengambil ide dari tulisan orang lain dan menuangkan kembali ide, seluruhnya dengan kata-kata sendiri (paraphrasing), tetap dengan menyebut sumbernya. Contoh: Sebagaimana disampaikan Dr. Hari Rusli,…….

Dasar hukum:

Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt500f89334b47f/menghindari-pelanggaran-hak-cipta-dalam-menulis

Aturan main adalah dunia kepenulisan ini secara garis besar dapat disebutkan sebagai berikut:

  1. Materi dan gagasan penulisan hendaknya tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan peraturan yang berlaku lainnya.
  2. Isi tulisan tidak menyinggung kebersamaan dalam kerukunan sesama warga negara dan warga masyarakat secara keseluruhan, seperti misalnya masalah SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).
  3. Seorang penulis hendaknya bersikap jujur dalam segala hal yang berkaitan dengan materi kepenulisannya. Misalnya berkaitan dengan penyebutan identitas diri, penyebutan pekerjaan, penyebutan alamat tempat tinggal, status jabatan dan sebagainya. Ketidakjujuran seorang penulis akan merugikan dirinya sendiri.
  4. Mengirim tulisan dengan ketikan rapi, tanpa banyak coretan.
  5. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.
  6. Tidak melanggar hak cipta orang lain. Seperti menjiplak, mengutip tanpa disebutkan sumbernya, dan hal-hal semacam itu.
  7. Tidak mengirim tulisan yang sama kepada media yang lain. Kecuali telah mempunyai kesepakatan dengan pihak yang terkait. Perlu diketahui bahwa sebenarnya hal ini belum diundangkan secara baku, tetapi masih merupakan konvensi atau aturan tak tertulis di masing-masing media. Konsekuensi jika penulis ketahuan menulis dengan tulisan yang sama di media berbeda, biasanya ia akan dikenakan sanksi yang biasa disebut black list atau daftar hitam. Artinya jika seseorang telah terkena daftar hitam ini pada media tertentu, maka tulisan-tulisannya tidak akan dimuat pada media tersebut dalam jangka waktu tertentu.

http://www.tohanasrudin.com/2012/03/07/etika-menulis/

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu (Hutahaean, 2014).

Sistem menurut Fatta (2007) diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung satu sama lain.

Informasi menurut Hutahaean (2014) adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi penerimannya.

Sedangkan informasi menurut Davis dan Olson (dalam Gaol, 2008) adalah data yang telah diproses/ diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.

Sistem Informasi menurut Hutahaean (2014) adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organsasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.

Psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengethuan. Jadi psikologi berarti ilmu pengetahuan tentang jiwa atau ilmu jiwa. Psikologi merupakan ilmu pengetahuan (ilmiah) yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional. (Basuki, 2008)

Psikologi menurut Wade dan Tavris (2008) adalah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi merupakan kumpulan data mengenai perilaku dan berbagai proses mental yang terorganisasi dan saling berkaitan satu data dengan data yang lainnya.

Daftar Pustaka

Basuki, A. M. H. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Fatta, H.A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusaan dan organisasi modern. Yogakarta. CV Andi Offset.

Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen: pemahaman dan aplikasi. Jakarta : Grasindo.

Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi.Yogyakarta: CV Budi Utama.

Wade, C dan Tavris, C. (2008). Psikologi ed.9 jilid 1. Jakarta: Erlangga.