1. Apa pengertian Manajemen?

Manajemen adalah suatu kata yang  memiliki makna ganda. Kata ini dapat diartikan sebagai kegiatan atau pun sebutan sebagai pelaku suatu kegiatan. Di satu pihak manajemen dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh para manajer. Di sisi lain manajemen diartikan sebagai pelaku atau pengelola kegiatan tersebut.

Banyak sekali definisi yang telah dikemukakan oleh beberapa ahli mengenai makna dari manajemen, dan definisi tersebut berpusat pada proses perencanaan, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi serta proses penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yg telah ditentukan.

Beberapa fakta-fakta tentang manajemen:

  1. Manajemen merupakan pelaku sekaligus kegiatan yang mengelola sesuatu.
  2. Pihak yang melakukan kegiatan manajemen secara tidak sadar ia juga merupakan pihak yang dimanajemenkan.
  3. Kegiatan manajemen meliputi pula aktivitas memanajemen diri sendiri.
  4. Tiap kegiatan manajemen, berkaitan dengan kegiatan manajemen lainnya.

Tingkatan manajemen di dalam organisasi umumnya memiliki beberapa jenjang, yaitu:

  1. Manajemen Puncak (Top Management)

Manajemen Puncak adalah tingkatan tertinggi pada manajemen. Pada tingkatan ini biasanya terdiri atas dewan direksi dan direktur utama. Manajemen puncak memiliki tugas dalam menetapkan kebijaksanaan operasional dan membimbing interaksi organisasi dengan lingkungan.

  1. Manajemen Menenngah (Middle Management)

Manajemen Menengah biasanya merupakan pemimpin suatu divisi atau suatu depatemen. Tugasnya adalah mengembangkan rencana-rencana operasi dan menjalankan tugas-tugas yang telah ditetapkan oleh manajemen puncak. Manajemen menengah merupakan penanggung jawab kepada manajemen puncak.

  1. Manajemen Pelaksana (Supervisory Management)

Manajemen Pelaksana adalah manajemen yang bertugas menjalankan rencana-rencana yg telah dibuat oleh manajemen menengah. Selain itu, manajemen pelaksana bertugas mengawasi para pekerja dan bertanggung jawab pada manajemen menengah.

  1. Apa itu Kepemimpinan?

Para psikolog secara umum menggunakan istilah ini untuk menjelaskan tentang sebuah proses dimana seorang anggota suatu kelompok (sang pemimpin) mempengaruhi anggota kelompok yang lain bukan paksaan dalam upaya pencapaian tujuan bersama kelompok. Bisa dikatakan pemimpin merupakan pemilik pengaruh terbesar di dalam suatu kelompok.

Ada sebuah teori yang telah diformulasikan oleh beberapa ahli, disebut dengan “Teori Besar”. Teori Besar adalah Sebuah cara pandang mengenai kepemimpinan yang mengatakan bahwa para pemimpin besar memang memiliki beberapa trait tertentu yang membedakan mereka dari kebanyakan orang, yaitu trait yang dimiliki oleh semua pemimpin besar tak peduli kapan dan di mana mereka hidup.

Terdapat beberapa unsur penting dalam kepemimpinan, yaitu:

  1. Penggunaan pengaruh dan semua hubungan.
  2. Pentingnya proses komunikasi.
  3. Berfokus pada pencapaian tujuan.

Pemimpin terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Pemimpin Transformasional

Pemimpin Transformasional merupakan pemimpin yang memiliki dampak sangat kuat terhadap para pengikutnya, dan dengan dampak tersebut ia mampu merubah organisasi ataupun masyarakat.

  1. Pemimpin Transaksional

Pemimpin Transaksional merupakan pemimpin yang mengarahkan kelompoknya dengan cara pemberian imbalan bagi perilaku yang diharapkan, memperbaiki kesalahan, dan merubah peraturan yang ada. Pemimpin seperti ini umumnya berusaha memperkuat struktur dan strategi-strategi organisasi yang sudah ada.

Daftar Pustaka

S, Alam. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XII. 2007. Jakarta : Esis

Baron, Robert A., & Byrne, Donn. Psikologi Sosial edisi 10 jilid 2. 2005. Jakarta : Erlangga

Suwarto, FX. Perilaku Keorganisasian Buku Panduan Mahasiswa. 1999. Yogyakarta : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Munandar, Ashar Sunyoto. Psikologi Industri dan Organisasi.2008. Jakarta : Universitas Indonesia