Sebelumnya apa itu kode etik?..
Kode etik adalah pola aturan, tata cara, pedoman etis yang ada dalam berperilaku di saat melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Dalam kaitannya dengan profesi sebagai penulis blog atau sering kita sebut sebagai bloger, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan tulis menulis didalam blog. Kode etik selain dijadikan standart aktvitas bloger, kode etik tersebut sekaligus sebagai pedoman atau pembimbing dalam menulis blog.
Bahwasannya setiap orang harus menjalankan serta menjiwai akan pola, ketentuan, aturan karena pada dasarnya suatu tindakan yang tidak menggunakan kode etik akan berhadapan dengan sanksi serta hukuman yang telah ada.

Kode Etik Penggunaan Blog
Blog merupakan sebuah sarana publikasi yang berkembang sangat cepat di era globalisasi sekarang ini. Seiring dengan perkembangannya, berbagai macam hal harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, privacy, aspek legal, dan lain sebagainya. Blog seringkali digunakan sebagai tempat curhat si pengguna, baik itu berupa baris-baris puisi, komentar – komentar, kata-kata motivasi, resep masakan, foto-foto pribadi, sampai pengalaman pribadi dituliskan kedalam blog, juga sebagai tempat menaruh artikel tentang tugas-tugas sekolahnya/ tugas kampus,dan lain sebagainya.
Namun, dalam penggunaan blog, juga harus diperhatikan “kode etik” agar tidak terdapat pihak-pihak yang dirugikan dari penggunaan blog, karena blog mempunyai fungsi yang sangat banyak, oleh karena itu, diperlukan adanya kode etik penggunaan atau menulis di dalam blog.

Berikut ini beberapa Kode Etik yang harus diperhatikan disaat menulis di dalam Blog :
Etika Penampilan (template/theme)
Pola pemilihan template/ theme juga harus diperhatikan oleh si pengguna blog. Jangan asal-asalan saja dalam mengambil gambar atau foto untuk dijadikan template/theme. Jangan menggunakan foto-foto syur (foto seksi) seorang artis wanita, yang dijadikan latar belakang dari blog, karena ini akan menyebabkan si pengunjung dari blog tersebut akan merasa “tidak nyaman”, dan kemungkinan blog tersebut akan diblokir, karena syarat akan konten porno atau termasuk salah satu situs porno.
Pemilihan warna template/theme juga memiliki aturan, misal: jangan menggunakan warna-warna yang terlalu mencolok, seperti merah menyala, kuning terang atau hijau terang sebagai latar belakang, karena akan menyebabkan mata akan cepat lelah jika terlalu mencolok warna latar belakangnya, pilihlah warna yang lebih soft atau warna yang lebih gelap. Misal: warna abu-abu, warna coklat, warna biru langit, ungu, putih. Karena warna-warna ini tidak akan membuat mata cepat lelah, sehingga penggunjung blog ini, akan “bentah” membaca artikel-artikel dari blog ini.

Etika Dalam Menulis
Menulis juga perlu menggunakan etika. Janganlah menulis sesuatu yang dapat menyinggung suatu pihak, yang menyebabkan pihak tersebut merasa sakit hati, atau dapat menimbulkan SARA. Pilah-pilihlah kata-kata yang bijak dan tidak menyinggung perasaan orang / pihak lain. Rangkailah kata-kata yang membuat artikel yang ada didalam blog menjadi lebih menarik dan atraktif. Berilah beberapa warna-warna dalam tulisan yang ada diblog, yang dianggap penting untuk dibaca. Janganlah memasukkan kata-kata (kalimat) atau konten yang menyangkut sex, atau konten porno atau konten yang tidak seharusnya. Dan karena artikel kita, dapat dibuka/dibaca secara luas, hati-hatilah dalam menyebutkan nama brand, nama instansi, nama perusahaan, alamat, ataupun gelar seseorang, jangan sampai menyebabkan masalah kedepannya.

Etika Pencantuman Sumber (copy paste)
Misal, dalam pengkutipan artikel dari website lain, juga harus dilampirkan, jangan sampai kita dicap sebagai PLAGIAT. Jika kita ingin mengcopy artikel, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu dari website yang bersangkutan, misal : meninggalkan komentar di web tersebut “mohon izin mengcopy”. Dan artikel yang kita copy, sebaiknya janganlah 100% sama, rubalah kalimat bahasanya, dengan bahasa kita, tambahkan komentar-komentar menurut pendapat kita. Sebaiknya kita mencari beberapa sumber dari blog atau website lain, kemudian kita satukan, akan tetapi dengan versi kita, tambahkan pendapat kita. Kita juga harus menghargai hasil karya orang lain meskipun kita tidak mengenal mereka secara langsung, akan tetapi ini akan merugikan orang lain, terlebih jika artikelnya kita copy, apalagi artikel tersebut diperjual-belikan, akanlah merugikan orang yang bersangkutan. Marilah kita menghargai Hasil Karya orang lain, untuk mejadi bangsa yang lebih baik dan lebih maju lagi.

Etika Berdiskusi
Diskusi didalam blog, wah,, seru n asyik banget, kita bisa berbagi ilmu dengan pengunjung yang lain. Selain itu, kita bisa chat bareng teman-teman kita, atau banyak komentar-komentar dalam blog kita. Hmm,, seru, berarti blog kita telah dianggap menarik, dan mempunyai manfaat bagi orang lain. Akan tetapi, diskusi janganlah sampai seenaknya saja. Harus diikuti dengan etika. Etika dalam diskusi. Etika dalam berdiskusi menurut saya
a) Diskusikanlah hal-hal yang positif saja, diskusikanlah materi yang belum kita pahami. Tanyalah dengan sopan. Terima masukkan saran dan kritik. Jangan hanya mau mengkritik, tetapi tidak mau dikritik oleh orang lain.
b) Jawablah dengan bijak, jawablah dari forum diskusi dengan jawaban yang jelas, disertai dengan penjabarannya. Jangan keluarkan kata-kata kotor, atau kata-kata dari “dunia hewan”.

Etika Silaturahmi (blogwalking)
Silahturahmi tak hanya perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari, tetapi silahturahmi juga diperlukan dalam dunia maya. Silahturahmi atau Blogwalking, diperlukan agar sesama para pengguna blog, saling menghargai, dan saling menghormati privacy masing-masing.

Etika Sosial & Etika Beragama
Etika sosial dan agama tak hanya diperlukan dalam pergaulan sehari-hari, tetapi etika sosial & agama akan lebih baik jika diterapkan juga dalam dunia maya. Jika seseorang merasa kesal kepada seseorang, lalu ia menjelek-jelekan orang tersebut di dunia maya (contoh : diposting didalam blog atau jejaring sosial), jika orang yang ia tuju (orang yang dibenci), mengetahui hal itu, akankah sangat menyesakkan dan membuat sakit hati. Lalu, jika orang ke-2 itu, juga membalas kalimat si orang ke-1, maka akan terjadi saling hujat kata-kata di dalam dunia maya, apalagi ditambahkan dengan kata-kata yang mengandung SARA. Lalu, ketika ada pengunjung lain yang tidak mengetahui “duduk permasalahan” akan merasa tidak nyaman membuka situs tersebut. Jika mereka berdua hendak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan etika sosial, mereka mungkin bisa menggunakan “Privat Browsing (PM)” atau lewat “Inbox” atau lewat BBM atau forum kecil. yang tidak diketahui oleh pengguna internet lain secara luas, yang tidak menyebabkan permasalahan yang berlarut-larut.

Sumber:
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/kode-etik-penggunaan-blog/